• Blog Stats

    • 133,309 hits
  • Masukkan email anda dan dapatkan informasi tentang lowongan kerja di Bali setiap harinya.
    Ayo...buruan gabung!!

    Join 480 other followers

Satpol PP Belum Segel The Best Western Kuta

Mangupura – Langkah tegas Pemkab Badung mengawal RTRW setempat masih perlu ditunggu. Walau surat peringatan penghentian operasional Hotel The Best Western Kuta di Kubu Anyar sudah dilayangkan dengan tenggang waktu yang berakhir Senin (4/4) kemarin, namun belum ada tanda-tanda penindakan.
Tim Yustisi Pemkab Badung belum bergerak melakukan langkah penyegelan The Best Western Kuta yang beroperasi tanpa mengantongi izin tersebut. Bahkan, Satpol PP Badung sebagai leading sector, ternyata masih harus menunggu perintah lebih lanjut dari Bupati Badung untuk melakukan langkah-langkah selanjutnya.

”Deadline-nya memang sudah habis hari ini (kemarin – red). Tetapi, kami masih harus menunggu perintah Bupati untuk melakukan penyegelan,” ujar Kepala Satpol PP Badung I Ketut Martha.
Jika perintah Bupati sudah dikeluarkan, tim yustisi akan langsung bergerak. Artinya, meski deadline dari surat perintah penghentian operasi Best Western Kuta sudah habis, tim yustisi masih belum bisa melakukan penyegelan terhadap hotel yang tak mengantongi izin tersebut tanpa perintah langsung dari Bupati A.A. Gde Agung.

Martha tidak menjelaskan secara rinci perintah dimaksud apakah berbentuk surat lagi atau cukup perintah lisan saja. Dia hanya mengungkapkan, penyegelan tak mesti tepat waktu, terlebih masih banyak hal yang harus dipertimbangkan dengan matang.

Kapan perintah Bupati Badung turun? Martha tidak bisa memastikannya karena saat ini Bupati Gde Agung masih berada di Padang, Sumatera Barat.

Selain alasan tersebut, pihaknya juga menunggu realisasi janji pemilik The Best Western Kuta untuk menutup sendiri operasionalnya. Kondisi di lapangan harus dipertimbangkan, khususnya mengenai kesiapan pihak hotel, supaya penutupan ini ke depannya tidak malah merusak citra pariwisata secara luas.

”Kalaupun pemilik menyatakan siap menutup sendiri, proses pada kami tetap jalan. Tetapi, kalau sudah ada iktikad seperti itu kan lebih bagus. Kita tunggu saja seperti apa nanti,” kata Martha.
Sebelumnya, pemilik The Best Western Kuta Wayan Wijana mengungkapkan siap mematuhi instruksi Pemkab Badung dan akan menutup sendiri operasional hotel. Hal itu sebagai bentuk kepatuhan hukum sekaligus menjaga citra pariwisata Bali, khususnya Kabupaten Badung.

Sebagai langkah nyata, ia mengaku tengah memproses secara bertahap penghentian operasional, di antaranya berkoordinasi dengan seluruh karyawan. Penutupan operasional hotel juga tidak bisa serta merta dilakukan, apalagi sampai saat ini masih ada sejumlah wisatawan yang menginap. ”Kami tak ingin ada kesan pengusiran tamu, karena itu akan merusak citra pariwisata. Makanya kita akan lakukan secara bertahap,” ujarnya.

Selain memproses penghentian operasional, pihak Best Western Kuta akan tetap berupaya memperjuangkan izin. Salah satu celah yang akan digunakan yakni revisi Perda RTRW Badung. (Balipost)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: