• Blog Stats

    • 133,309 hits
  • Masukkan email anda dan dapatkan informasi tentang lowongan kerja di Bali setiap harinya.
    Ayo...buruan gabung!!

    Join 480 other followers

Pelabuhan Celukan Bawang Hidup Segan Mati Tak Mau

Singaraja, Pelabuhan Celukan Bawang selama ini nampaknya belum berfungsi maksimal karena tidak semua aktifitas bongkar muat dilakukan di pelabuhan tersebut. Para pengusaha terutama pengusaha kayu lebih memilih melakukan aktifitas bongkar muat diluar areal pelabuhan bahkan hingga membuat pelabuhan bayangan.

Seperti pelabuhan bayangan di Dusun Brongbong, Desa Celukan Bawang,Kecamatan Grokgak.Pelabuhan bayangan tersebut berjarak kurang lebih 1 kilometer dari Pelabuhan Celukan Bawang.

Dan konon pelabuhan itu dikelola oleh Kantor Pelabuhan (Kanpel)/Syahbandar Buleleng. Kendatipun keberadaan pelabuhan bayangan di Dusun Brongbong itu atas izin Syahbandar dan juga atas kesepakatan pihak ketiga yakni pengusaha, Pemkab dan DPRD Buleleng.

Namun tak urung kondisi itu membuat keberadaan Pelabuhan Celukan Bawang tidak maksimal.Untuk mengatasi hal itu,General Meneger (GM) PT. Pelabuhan Indonesia III (Persero) Cabang Celukan Bawang Drs.Poniman, MM berencana memindahkan aktifitas bongkar kayu gelondongan itu ke areal Pelabuhan Celukan Bawang.

Bahkan rencana itu sudah dibicarakan dengan semua pihak termasuk dengan pengusaha yang memanfaatkan pelabuhan bayangan di Dusun Brongbong.

Sedangkan standar keamanan pelabuhan laut berdasarakan standar International Maritim Oragnization (IMO) dan Iternational Shipt and Port Security (ISPS).

Pelabuhan Celukan Bawang memang sulit berkembang karena faktor keberadaan sebuah pelabuhan di Celukan Bawang belum menunjang.

Ia mencontohkan keberadaan industry yang memerlukan kapal laut sebagai alat transportasi belum ada. Sehingga hampir semua kapal yang merapat di Celukan Bawang hanya melakukan aktifitas bongkar dan sesudahnya tidak menaikan barang apapun dari Pelabuhan Celukan Bawang.Selama ini kegiatan pelabuhan Celukan Bawang hanya melakukan aktifitas bongkar tiga jenis barang, Diantaranya, Pupuk, Semen dan kayu olahan.

”Selain tiga jenis komoditi itu tidak ada lagi barang yang dibongkar dipelabuhan ini,” jelasnya lagi.
Hingga bulan Maret ini, jelas Poniman,sudah sebanyak 72.000,97 ton semen dan 10.942 ton pupuk yang sudah dibongkar di Pelabuhan Celukan Bawang.

Sedangkan rata-rata dalam sebulan 10 hingga 15 kapal yang merapat didermaga satu-satunya pelabuhan di Bali Utara ini.

”Kedepan keberdaan Pelabuhan Celukan Bawang akan lebih kita maksimalkan termasuk meningkatkan standar kemanan pelabuhan,”ucapnya. (Beritabali.com)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: